Jumat, 01 Januari 2016

tugas analisis pengantar ilmu administrasi negara



Nama              : ICHWAN RIDHO SURYONO
NIM                : 15040263016
Mata Kuliah  : Pengantar Ilmu Administrasi Negara
Kelas              : D III A

Analisa penerapan NPM ( new public management) di Indonesia dengan teori pendekatan yang di tuangkan oleh C.L Sharma. Dengan pendekatan teori keputusan.

Analisa kebijakan pemerintah ESDM terkait kenaikan harga BBM pada per 01 maret 2015. Pemerintah menetapkan harga minyak bumi di wilayah jawa Madura dan bali dengan harga di luar jawa Madura dan bali berbeda harga. Alasan pemerintah menetapkan harga BBM di luar jawa lebih murah karena wilayah di luar daerah penugasan pertamina di perbolehkan mencari keuntungan 5-10 persen. Terkait dengan kebijakan harga BBM, dimana pemerintah telah menetapkan harga baru yang berlaku efektif per 01 Maret 2015 untuk BBM tertentu dan BBM penugasan, maka PT Pertamina menetapkan harga baru BBM jenis umum gasoline RON dengan merek dagang premium yang didistribusikan di Jawa, Madura, Bali, harga semula Rp 6.700 per liter menjadi Rp 6.900 per liter yg berlaku efektif per 1 Maret 2015 pukul 00.00 WIB.
Sebagai catatan, yang dimaksud dengan BBM Penugasan adalah bahan bakar yang berasal dan/atau diolah dari Minyak Bumi dan/atau bahan bakar yang berasal dan/atau diolah dari Minyak Bumi yang telah dicampurkan dengan Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Lain dengan jenis, standar dan mutu, harga, volume dan konsumen tertentu yang didistribusikan di wilayah penugasan (Luar Jawa, Madura dan Bali).
Ada pun BBM Umum adalah bahan bakar yang berasal dan/atau diolah dari . Minyak Bumi dan/atau bahan bakar yang berasal dan/atau diolah dari Minyak Bumi yang telah dicampurkan dengan Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Lain dengan jenis, standar dan mutu, harga, volume dan konsumen tertentu yang didistribusikan di wilayah penugasan (Luar Jawa, Madura dan Bali).
Di sini saya mengambil paradigma New Public Management. Paradigma New Public Management (NPM) ini lebih menekankan pada perubahan perilaku pemerintah menjadi lebih efektif dan efisien. Yaitu mengurangi peran pemerintah dan membuka peran swasta (PT. Pertamia persero) dan pemerintah lebih berfokus pada kepentingan publik yang luas. Peran pemerintah di sini sebagai pelaku penetapan kebijakan dengan menentukan harga BBM di wilayah-wilayah
 tersebut, sedang PT. pertamina adalah suatu perusahaan di bawah BUMN ( badan usaha milik Negara).
Analisa :
Analisis dalam teori pendekatan yang di tuangkan oleh C.L sharma adalah pendekatan teori keputusan. Pendekatan Teori Keputusan memandang pembuatan keputusan sebagai fungsi nyata dari administrasi  yang mana keputusan /desisi adalah metode rasional untuk memilih suatu tindakan berdasarkan alternatif-alternatif yang memungkinkan. Pendekatan ini merupakan karateristik administrasi dan fungsi vital dari setiap organisasi. Pendekatan ini tumbuh dari wilayah ekonomi, mendemontrasikan dampak dari teori-teori ekonomi pada perkembangannya.
Dalam masaalah tersebut, pemerintah membuat keputusan guna menaikan Harga BBm per 01 Maret 2015, karena pemerintah menganggap bahwa pengambilan keputusan tersebut tepat, karena pergerakan harga atau naiknya harga Minyak dunia dalam kurun satu bulan terakhir, dan kondisi ekonomi Global maupun kondisi Nasional.
Keputusan tersebut diambil atas pertimbangan beberapa aspek, antara lain untuk menjaga kestabilan sosial ekonomi pengelolaan harga dan logistik (sepanjang perbedaan harga masih belum signifikan), harga minyak dunia masih mengalami fluktuasi dan ketidakstabilan harga terkait pertentangan pelaku pasar minyak. Dan adanya perbedaan harga di wilayah-wilayah tersebut di karenakan factor wilayah penugasan PT. pertamina dan di perbolehkan menentukan keuntungan di atas wilayah penugasan tersebut.

Sumber berita: kompas.com